Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

4 Contoh Peraturan Dan Tata Tertib Grup WhatsApp

Ada berbagai cara agar etika dalam grup WhatsApp tetap digunakan, salah satunya yaitu dengan membuat tata tertib grup WhatsApp.

Selain untuk menjaga tata krama antar anggota, peraturan dalam grup WhatsApp juga akan membantu tugas dari seorang admin.

Sehingga admin bisa mengelola grup dengan baik dan juga bisa menambahkan lebih banyak lagi anggota untuk meramaikan grup.

Agar anggota lebih mudah dan nyaman saat membacanya, aturan grup tersebut sebaiknya di letakkan pada bagian deskripsi.

Contoh Tata Tertib Dan Peraturan Grup WhatsApp Yang Baik


Untuk beberapa anggota grup mungkin akan merasa canggung atau bahkan tidak suka dengan adanya tata tertib grup WhatsApp tersebut.

Alasannya mungkin karena anggota grup merasa tidak bebas saat ingin berkomentar atau mungkin karena grup WA hanya berisi obrolan lucu saja (bukan grup khusus).

Namun jika grup tersebut berisi komunitas untuk jual beli, maka seorang admin harus membuat aturan atau tata tertib saat melakukan transaksi.

Nah, jika Anda seorang admin tapi masih bingung bagaimana cara membuat peraturan grup WhatsApp yang baik, silahkan Anda bisa gunakan 4 contoh peraturan dan tata tertib berikut ini.

1).  Peraturan grup WhatsApp Alumni Kelas

Jika Anda memiliki sebuah grup WharsApp alumni kelas yang berisi teman atau sahabat baik Anda, mungkin akan menemukan celotehan yang terkadang menyinggung perasaan anggota lain.

Agar etika dalam grup bisa tetap terjaga, Anda bisa membuat tata tertib grup seperti contoh di bawah ini:
  • Membatasi chat yang tidak sesuai dengan pembahasan grup.
  • Postingan berisi konten yang positif dengan kata-kata yang sopan.
  • Tidak memposting pesan spam.
  • Semua anggota diharapkan untuk berkomentar dengan baik dan tidak menghina anggota lain.
  • Merespon anggota grup yang bertanya dan memberikan jawaban yang sesuai.
  • Tidak menyebarkan berita hoax atau berita yang tidak akurat.
Nah, agar semua peraturan grup diatas bisa diterima dengan baik oleh anggota grup, maka sebaiknya Anda selaku admin harus meminta pendapat ke semua grup sebelum membuat peraturan tersebut.

2). Peraturan Grup WhatsApp Islami

Dari segi pembahasan dan anggota grup WhatsApp islami tentu saja lebih sensitif dan juga lebih beretika dibanding dengan grup WhatsApp kelas.

Jika Anda seorang admin dalam grup tersebut namun belum tahu tata tertib apa saja yang ingin dibuat, Anda bisa gunakan contoh berikut ini:
  • Semua anggota grup dilarang memposting sesuatu yang mengandung unsur SARA, pornografi, ataupun yang berbau politik.
  • Dilarang membahas masalah pribadi ke dalam grup.
  • Menyampaikan pendapat dengan sopan dan tidak menyinggung perasaan anggota lain.
  • Menggunakan bahasa yang sopan ketika bertanya atau menjawab postingan anggota grup yang lebih tua.
  • Semua anggota grup tidak diperbolehkan untuk berdebat pada konten yang tidak sesuai dengan pembahasan grup.
  • Seluruh anggota diharapkan untuk merespon postingan yang dirasa penting.
Mungkin itulah beberapa contoh peraturan atau tata tertib yang bisa Anda gunakan untuk grup WhatsApp islami.

3). Peraturan Grup WhatsApp Lucu

Sebenarnya untuk grup WhatsApp yang berisi obrolan lucu tidak perlu untuk dibuatkan peraturan atau tata tertib grup.

Namun jika Anda ingin membuatnya, mungkin peraturan dari grup WhatsApp lucu akan seperti contoh berikut ini:
  • Semua anggota grup diwajibkan untuk memposting konten yang berbau lucu.
  • Dilarang memberikan informasi palsu, apalagi alamat palsu.
  • Dilarang tertawa ketika konten belum ada.
  • Setiap anggota grup harus saling menghormati tanpa harus mencintai
Untuk grup WhatsApp lucu memang sebaiknya tidak ada peraturan atau tata tertib, agar anggota grup lebih nyaman dan tentunya lebih bebas berkomentar.

4). Peraturan Grup WhatsApp Keluarga

Grup WhatsApp memang saat ini banyak digunakan untuk berbagai kepentingan, tak terkecuali untuk menjalin tali silaturahmi antar anggota keluarga.

Dengan membuat grup WhatsApp keluarga, maka komunikasi antar anggota keluarga tentu akan menjadi lebih mudah.

Nah, agar grup lebih terstruktur dan anggota grup bisa saling menghormati, ada baiknya untuk membuat tata tertib seperti contoh di bawah ini:
  • Menggunakan bahasa yang sopan ketika bertanya atau menjawab pesan anggota keluarga yang lebih tua.
  • Memberikan informasi yang bermanfaat dan mengedukasi.
  • Tidak meninggalkan obrolan ketika anggota lain bertanya ke Anda.
  • Tidak berkomentar dengan maksud menyindir anggota grup.
  • Merespon dengan cepat ketika anggota grup bertanya atau meminta bantuan.
  • Tidak memposting hal-hal yang sifatnya memihak salah satu anggota keluarga.
  • Selalu memberi kabar antar anggota keluarga.
Sebenarnya kunci dari grup WhatsApp keluarga bisa berjalan baik, setiap anggota grup sebisa mungkin memberi kabar dan tetap menjaga komunikasi antar anggota keluarga.


Nah, jadi begitulah pembahasan kali ini tentang 4 contoh peraturan dan tata tertib grup WhatsApp yang bisa Anda gunakan.