5 Rekomendasi Makanan Khas Perayaan Waisak - Disosmed
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Rekomendasi Makanan Khas Perayaan Waisak

Rekomendasi Makanan Khas Perayaan Waisak

Rekomendasi Makanan Khas Perayaan Waisak - Di indonesia terdapat berbagai macam agama, suku, dan budaya. Dengan adanya perbedaan tersebut bukan berarti akan membuat pertengkaran satu sama lain. Sebagai warga indonesia yang berpedoman dan menerapkan bhineka tunggal ika, anda harus saling menghormati dan mengayomi serta menghargai.

Bunyi bhineka tunggal ika yaitu berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Ketika perayaan lebaran umat muslim, seluruh rakyat indonesia yang non muslim akan menghormati perayaan tersebut. Adanya tadarus dimasjid, tarawih dan masih banyak lagi. Semua pun ikut merasakan suka cita suasana lebaran. Sama halnya dengan adanya perayaan hari raya waisak.

Hari raya waisak adalah hari besar bagi pemeluk agama Buddha. Biasanya ketika hari raya waisak, akan di tandai dengan hari libur nasional. Hari libur nasional tersebut sudah sesuai dengan keputusan presiden. Mungkin dengan libur bersama-sama, seluruh umat buddha yang ada di indonesia dapat merayakan hari raya nya dengan penuh sukacita dan kegembiraan.

Hari raya waisak sebagai tanda peringatan kelahiran, pencerahan dan juga kematian sang buddha, siddharta Gautama. Meskipun kebanyakan pemeluk agama buddha kebanyakan di india, tapi di Indonesia cukup banyak juga yang merayakannya. Di india sendiri, perayaan hari raya waisak disebut dengan Visakah puja atau Buddha Purnima.

Jadi setiap negara memiliki nama hari raya setiap agamanya masing-masing. Saat perayaan hari raya waisak akan dilakukan pelayanan khusus serta berbuat banyak kebaikan. Seperti halnya membagikan makanan pada para biksu, dan juga pelepasan burung di penangkaran. Hari raya waisak di berbagai daerah ternyata setiap masyarakatnya sering menyajikan berbagai hidangan makanan.

Melansir dari https://www.timkuliner.com/, makanan tersebut adalah makanan khas dan unik untuk sajian khusus. Pada hari special agama buddha sering kali di temukan berbagai sajian makanan mulai dari aneka kudapan lezat sampai nasi dengan lauk-pauk.

Pernahkah anda melihat makanan vegetarian atau non daging? Hal itu dikarenakan umat buddha banyak di dominasi oleh orang yang tidak mengonsumsi daging. Bukan hanya itu saja, anda pasti juga akan menemukan jenis-jenis makanan sehat dalam deretan sajian lengkap tersebut. Di bawah ini akan kami jelaskan beberapa makanan khas yang sering disajikan sebagai perayaan hari raya waisak.

Aneka Sajian Spesial Hari Raya Waisak

1. Kue Burgo

Pertama yaitu makanan kudapan yang akan anda jumpai dalam hidangan khas hari raya waisak. Salah satu kudapan yang paling terkenal saat hari raya waisak adalah kue burgo yang berasal dari Jambi. Meskipun kudapan tersebut dinamakan kue, tapi sebenarnya makanan ini hampir mirip dengan otak-otak gulung.

Dalam seporsi kue burgo akan anda temui berbagai toping dan kuah yang lezat seperti potongan telur rebus, taburan bawang goreng dan jug kuah santan.

2. Mangut Beong

Di sebelah barat candi Borobudur, ada salah satu warung yang menjual menu makanan mangut beong. Sama halnya dengan nasi leash, menu makanan yang satu ini juga sering disajikan saat peryaan hari raya waisak.

Mangut beong adalah makanan khas yang berasal dari kota Magelang Jawa timur. Pada umumnya, mangut dimasak dengan campuran bumbu rempah pedas dan juga nasi hangat. Sehingga rasanya akan semakin nikmat dan mantap.

3. Nasi Gemuk

Nasi gemuk tidak jauh berbeda dengan nasi uduk khas jakarata. Di Jambi, ketika merayakan hari raya waisak, para penganut agama buddha sering menyajikan nasi gemuk sebagai hidangannya. Nasi gemuk adalah nasi yang sekelilingnya di penuhi oleh lauk pauk, menjadi keistimewaan tersendiri dalam hidangan tersebut.

Pada umumnya nasi gemuk adalah hasil olahan dari beras putih yang dimasak dengan santan. Dengan tambahan daun jeruk, daun pandan, dan daun salam menambah harum aroma nasinya. Namun, tidak lupa juga ada beberapa toping lainnya seperti telur rebus, kacang goreng, sambal dan bawang goreng.

4. Tempoyak

Tempoyak adalah salah satu jenis makanan yang memang sering disajikan saat hari raya waisak. Jika dilihat sekilas, makanan tersebut hampir mirip dengan pepes ikan. Tapi sebenarnya tempoyak adalah sambal hasil fermentasi buah durian.

Buah durian akan di pilih dan di ferementasi terlebih dahulu, setelah di rasa matang bisa langsung di guyur atau di campur dengan kuah pedas. Pada umumnya kuah yang digunakan berbahan dasar cabai dan tomat segar. Tempoyak juga sering dimakan dengan nasi hangat, sehingga rasanya akan lebih nikmat.

5. Nasi Lesah

Selanjutnya adalah makanan khas kota magelang yang sering disajikan ketika hari raya waisak. Makanan itu bernama nasi lesah, biasanya sepulang sembahyang anda akan di suguhkan nasi leash sebagai menu makananya.

Makanan legendari itu memang sangat dikenal sebab tampilannya yang menggiurkan dan identik dengan beberapa tampilan nasi yang di siram kuah soto kental. Warna kuahnya cenderung kuning dan memiliki rasa gurih, kKuahnya pun tercium sangat harum sebab menggunakan santan pilihan.

Penutup

Itulah beberapa menu makanan khas yang selalu disajikan ketika perayaan hari raya waisak. Sangat beraneka ragam bukan? Dari semua jenis makanan tersebut adalah makanan khas yang berasal dari berbagai wilayah indonesia. Oleh sebab itu sebagai warga negara harus bisa saling menghormati dan menghargai antar agama, suku dan budaya.